Dapatkan informasi menarik seputar hobi, bisnis, tutorial, tips dan trik, serta edukasi dengan cara murah meriah

Minggu, 09 Februari 2020

Cara Menyemai Bibit Yang Baik dan Benar


Bagi para petani menyemai bibit tanaman adalah hal yang sudah biasa dilakukan. Penyemaian dilakukan dengan berbagai metode menyesuaikan dengan jenis dan karakteristik tanaman yang akan ditanam seperti sayuran dan buah. Beberapa ada yang langsung ditanam pada lahan pertanian dan juga ada yang disemai pada media penyemaian terlebih dahulu.


Penyemaian secara langsung pada lahan pertanian biasanya dilakukan karena memang karakteristik tanaman berbeda-beda. Ada yang bisa langsung ditanam pada lahan dan ada juga yang harus disemai terlebih dahulu seperti misalnya untuk jenis sayuran.

Beberapa jenis sayuran memang bisa diperbanyak atau dibudidayakan dengan menggunakan biji seperti cabai, tomat, terong dan lain-lain. Sedangkan untuk beberapa jenis sayuran seperi kentang, bawang atau umbi-umbian lainnya bisa diperbanyak dengan menggunakan umbinya.

Tanaman seperti cabai, tomat, terong, sawi dan lainnya harus dilakukan penyemaian terlebih dahulu. sedangkan untuk tanaman umbi-umbian bisa langsung ditanam pada lahan pertanian. Jadi pada intinya perlu atau tidaknya serta efektifitas penanaman sayur dengan cara disemai terlebih dahulu atau langsung ditanam adalah tergantung pada jenis tanaman yang akan ditanam.

Beberapa jenis sayuran jika ditanam secara langsung pada lahan pertanian memang kurang efektif dikarenakan beberapa hal yang mempengaruhinya seperti :

  1. Biji yang ditanam belum tentu akan tumbuh semua.
  2. Pertumbuhan menjadi tidak seragam.
  3. Memerlukan penanganan khusus.
  4. Tanaman yang baru tumbuh bisa terkena hama dan penyakit.
  5. Penyebaran yang tidak merata.
Dan masih banyak lagi alasan-alasan mengapa menyemai pada lahan pertanian secara langsung menjadi tidak efektif.

Ada baiknya jika kita melakukan penyemaian pada media penyemaian terlebih dahulu agar pertumbuhan bisa kita kontrol secara maksimal. Karena beberapa jenis sayuran memerlukan penanganan khusus pada saat penyemaian agar pertumbuhannya bisa sama rata dan tumbuh subur.

Melakukan penyemaian bibit juga harus memperhatikan beberapa aspek seperti kesuburan tanah untuk media tanam dalam proses penyemaian, air, suhu dan kelembaban udara serta sinar matahari yang cukup. Untuk tanaman cabai, terong, sawi, tomat  dan seledri alangkah baiknya bila kita menyemai bibitnya terlebih dahulu pada media penyemaian atau menggunakan pottray agar lebih mudah.


Perhatikan juga kadar air yang diperlukan untuk tanaman agar tanaman tidak kekurangan atau malah kelebihan air yang dapat menyebabkan bibit tidak tumbuh karena pembusukan biji. Tanah yang digunakan untuk menyemai bibit juga harus tanah yang subur, kita bisa menggunakan campuran tanah, pupuk kompos/kandang agar media semai menjadi lebih subur sehingga biji yang kita semai cepat tumbuh dan subur.

Kelembaban tanah dan suhu udara juga mempengaruhi pertumbuhan bibit yang kita semai. Jika suhunya terlalu panas kemungkinan bibit yang tumbuh akan mudah layu. Tempat penyemaian juga harus cukup mendapat sinar matahari agar pertumbuhannya stabil dan tidak kerdil atau daunnya keriting. Namun juga tidak boleh terlalu banyak terkena sinar matahari langsung. Kita bisa menggunakan plastik UV atau waring sebagai atap agar panas dari matahari tidak menjadikan bibit yang kita semai menjadi layu dan kering.

Cara penyemaian atau penanaman bibit secara langsung pada lahan pertanian bisa kita lakukan dengan cara berikut.


Lahan dicangkul sedalam 20-40 cm disesuaikan dengan jenis tanaman yang akan ditanam. Untuk tanaman berakar pendek, misalnya bayam cabut dan kangkung darat, cukup dicangkul sedalam 20 cm. Sedangkan untuk tanaman berumbi, misalnya wortel dan lobak, tanah harus dicangkul sampai kedalaman 40 ‘ cm. Dengan cara demikian pertumbuhan umbi akan leluasa.

Buat bedengan selebar 60-100 cm dengan panjang sesuai kebutuhan. Arah bedengan utara-selatan sehingga semua tanaman mendapatkan sinar matahari secara merata. Penanaman bisa dengan cara memasukkan benih dalam lubang tanam. Setiap lubang tanam diisi 2-3 biji. Misalnya kangkung darat dan kacang panjang. Penanaman bayam cabut dengan cara menebarkan secara merata. Adapun penanaman wortel dengan cara menebarkan benihnya dalam alur dangkal .

Biji ditutup dengan tanah tipis-tipis. Setelah berumur dua minggu tanaman digerakkan ke kiri dan ke kanan dengan sapu lidi agar tanaman menjadi kuat. Setelah berumur 3 minggu diberi pupuk urea 100-200 kg per ha yang ditebar:kan di antara barisan tanaman. Setelah berumur sebulan, tanaman mulai diperjarang agar pertumbuhan tanaman bagus. Penyiraman dilakukan setiap hari

Sedangkan untuk jenis tanaman yang harus disemai pada media penyemaian dilakukan dengan cara berikut.

Lahan yang akan digunakan dicangkul dan diberi pupuk kandang. Buat atap semaian yang menghadap ke timur. Atap di sebelah timur lebih tinggi dari pada sebelah barat. Dengan cara demikian diperoleh sinar matahari pagi yang banyak dan terlindung dari sengatan sinar matahari sore. Fungsi naungan ini adalah untuk menjaga suhu dan kelembapan, serta mengatur banyaknya sinar matahari yang masuk.

Lahan disiram namun tidak menggenang. Taburkan biji lalu ditutup dengan tanah tipis-tipis. Setelah berumur dua minggu, tanaman muda ini dicabut pelanpelan. Berikutnya dipindahkan ke kantung-kantung plastik kecil yang telah diisi media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang/kompos.

Simpan tanaman muda ini di tempat yang teduh.
Setelah berumur sebulan , tanaman ini dipindahkan ke kebun. Untuk melindungi dari teriknya matahari atau terpaan air hujan, tanaman muda ini dilindungi dedaunan. Setelah kuat, dedaunan bisa diambil agar tidak mengganggu pertumbuhannya.

Kira-kira seperti itulah cara penyemaian atau penanaman bibit yang baik dan benar. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan memberi sedikit ilmu untuk kita semua.

Baca Juga

Kamis, 16 Januari 2020

Cara Menanam Serut Dengan Stek Batang Tanpa Akar


Salah satu jenis tanaman yang paling sering dipakai untuk bahan bonsai adalah tanaman serut. Selain karena masih banyak tersedia di alam, serut ini memiliki bentuk dan karakteristik yang bagus. Jadi akan lebih mudah dibentuk saat kita tanam untuk bonsai.

Cara stek serut tanpa akar | caramurahmeriah.blogspot.com

Setelah kemarin kita membahas mengenai Karakteristik dan Habitat Serut di Alam Liar, kali ini saya akan memberikan teknik atau cara menanam serut dengan cara stek batang tanpa akar. Langsung saja mari kita simak bersama artikel saya berikut ini.

Serut merupakan jenis tanaman yang memiliki akar yang sangat panjang didalam tanah. Jadi akarnya ini bisa menjalar kemana-mana dan apabila akarnya muncul ke permukaan atau karena tanahnya terkena erosi dan akarnya kelihatan, maka akar ini bisa tumbuh tunas baru dan tumbuh menjadi pohon serut yang baru. Begitulah proses berkembangbiak dari tanaman serut ini secara alami.

Selain itu jika batangnya patah dan jatuh ke tanah juga bisa saja tumbuh karena batang pohon serut ini mampu bertahan cukup lama. Dalam artian batang pohon serut ini tidak cepat kering, terlebih lagi jika daerah sekitar itu lembab dan terdapat sumber air maka serut akan mudah tumbuh.

Hal inilah yang menjadi alasan dan menjadi jawaban dari pertanyaan-pertanyaan orang karena banyak sekali yang bertanya atau bahkan tidak percaya apakah serut ini bisa di stek atau tidak. Sebenarnya serut ini bisa kita kembangbiakan dengan cara stek.

Jenis stek yang bisa kita pakai ada dua, yaitu Stek Batang dan Stek Akar. Stek ini bisa kita lakukan dengan cara memotong batang atau akar serut dan kemudian menanamnya di tanah. Namun perlu diperhatikan bahwa tingkat keberhasilan stek batang itu lebih kecil dibandingkan dengan stek menggunakan akar pohon serut.

Stek akar akan lebih mudah tumbuh karena memang berasal dari akar didalam tanah yang sudah besar dan mudah beradaptasi. Berbeda dengan batang serut yang tidak pernah kontak langsung dengan tanah maka akan lebih sulit untuk beradaptasi dengan tanah dan tumbuh akarnya.

Akan tetapi sebenarnya batang serut yang kita stek ini bisa cepat tumbuh asalkan metode atau teknik menanamnya dilakukan dengan benar dan harus dengan perawatan yang teliti. Untuk lebih jelasnya tentang cara stek serut, perhatikan tekniknya berikut ini.

Teknik Stek Batang Serut Agar Cepat Tumbuh

Pertama-tama yang harus diperhatikan apabila kita ingin menanam serut dengan cara stek batang tanpa akar adalah kita harus memilih bibit yang benar-benar bagus, sehat dan cukup umur.

Bagus dalam artian dilihat dari bentuknya itu memang sudah memiliki karakteristik yang bagus. Apakah mungkin betuk percabangannya bagus atau bentuknya meliuk-liuk secara alami. Jika kita menemukan batang serut semacam itu bisa langsung kita ambil untuk dijadikan bahan.

Sehat berarti batang serut yang akan kita stek harus benar-benar sehat tidak terdapat cacat karena tersayat atau terdapat jamur. Dan juga harus sudah cukup umur. Artinya batangnya sudah cukup besar minimal sebesar jari tangan.

Selanjutnya setelah kita menemukan batang yang bagus untuk di stek, kita bersihkan dulu ranting yang tidak diperlukan. Pilih saja ranting yang memiliki bentuk bagus. Kemudian potong sesuai ukuran yang diperlukan.

Setelah kita dapatkan bahan stek yang bagus, langkah selanjutnya adalah mencuci batang serut yang akan kita stek. Cuci hingga bersih sambil disikat menggunakan sikat gigi secara lembut dan perlahan agar batang serut tidak lecet. Jangan lupa bersihkan getah yang keluar pada bagian yang sudah kita potong.

Tujuan dari pembersihan ini adalah untuk membersihkan kotoran dan jamur yang menempel. Jika tidak dibersihkan sih sebenarnya tidak apa-apa, tapi pertumbuhannya mungkin akan sedikit lambat. Batang serut yang sudah dibersihkan pori-porinya akan terbuka sehingga membantu merangsang pertumbuhan tunas akan lebih cepat.

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan media tanam untuk serut yang akan distek. Untuk media tanam kita bisa menggunakan tanah biasa atau bisa juga memakai pasir. Setiap pebonsai memiliki cara tersendiri untuk memilih media tanam yang akan mereka gunakan.

Ada yang suka memakai tanah biasa ada juga yang suka memakai pasir atau campuran keduanya. Media tanam sebenarnya semua sama saja, namun juga tidak sembarangan. Dibutuhkan teknik yang tepat ketika menggunakan masing-masing media tanam.

Misalnya saja jika kita menggunakan tanah biasa, maka sebaiknya kita beri sedikit pupuk kompos atau pupuk kandang. Dan waktu penyiraman juga harus tepat tidak boleh kekurangan atau kebanyakan air. Terlebih jika musim kemarau tanah akan cepat kering dan jika pada musim hujan sebaiknya jangan disiram. Cukup kita biarkan terkena air hujan dan taruh dibawah pohon agar tidak terlalu banyak air yang masuk.

Untuk media tanam pasir memang lebih sering digunakan oleh para pebonsai yang akan menanam bahan bonsai serut hasil dongkelan. Karena pasir ini memiliki karakteristik yang bisa menyimpan air dan menjaga kelembaban. Dimana kelembaban ini sangat penting untuk merangsang pertumbuhan akar. Media pasir ini sangat efektif ketika menanam serut pada musim kemarau karena pasir ini akan tetap dingin dan lembab meski jarang disiram.

Namun jika anda menanam serut menggunakan pasir, sebaiknya ikat batang serut dengan pembungkus tanahnya dengan kuat agar tidak mudah goyang dan banyak berubah posisi. Pembungkus media tanam bisa menggunakan karung atau polybag dan pot. Pastikan batang serut terikat kuat ya.

Setelah selesai penanaman, lakukan penyiraman pada batang serut dan media tanam. Kemudian disungkup atau dibungkus dengan plastik transparan. Gunakan plastik yang besar disesuaikan dengan ukuran tanaman.

Tujuan penyungkupan ini adalah untuk menjaga kelembaban batang serut didalam plastik sehingga tetap basah dan batang tidak mudah kering terkena sinar matahari atau udara luar. Sungkup ini juga membantu merangsang pertumbuhan tunas baru.

Demikianlah cara stek serut yang bisa kita praktekan sendiri. Semoga dengan cara ini bisa membantu kita dalam budidaya serut untuk dijadikan bonsai.

Kamis, 19 Desember 2019

Karakteristik Dan Habitat Serut Di Alam Liar


Serut atau yang memiliki nama latin Streblus Asper ini adalah salah satu jenis tanaman yang tumbuh didaerah tropis dan banyak dijumpai di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara lainnya. Berikut ini akan kita bahas karakteristik dan habitat serut di alam liar.

Karakteristik Dan Habitat Serut Di Alam Liar | caramurahmeriah.blogspot.com

Tanaman ini memiliki ciri-ciri berkayu keras daunnya kecil dan bergerigi dibagian pinggir namun tidak memiliki tepi yang tajam.

Biasanya di alam liar batang pohon ini tumbuh memanjang dan daunnya agak lebih lebar. Kecuali untuk pohon serut yang baru tumbuh disekitar pohon utama biasanya akan memiliki daun yang lebih kecil dan tumbuh bergerombol.

Tanaman ini memiliki akar yang sangat panjang kedalam tanah dan menjalar kesamping. Akar inilah yang nantinya akan tumbuh menjadi pohon baru disekitar pohon inti. Karena memang seperti itulah proses berkembang biaknya tanaman serut ini.

Ketika pohon inti diambil dan akarnya masih tertinggal didalam tanah, maka akar ini yang nantinya akan tumbuh menggantikan pohon yang lama. Dan biasanya setelah pohon utama diambil maka pohon yang baru akan muncul secara bergerombol.

Atau bisa juga apabila ada akar yang patah atau dipotong kemudian hanyut terbawa aliran air atau yang tergeletak ditanah dan tertimbun tanah, maka nantinya akar ini akan tumbuh. Hal semacam itu biasanya terjadi di alam dan terjadi secara alami.

Pohon ini dahulunya digunakan oleh orang jaman dulu sebagai alat tulis tradisional dengan cara mengambil kulit pohon serut yang kemudian diolah secara tradisional sebagai alat untuk menulis seperti kertas pada jaman sekarang.

Karakteristik Dan Habitat Serut Di Alam Liar | caramurahmeriah.blogspot.com

Serut ini biasanya memiliki habitat di alam liar yang dekat dengan sumber air seperti misalnya di sepanjang aliran sungai atau daerah yang terdapat atau dekat dengan sumber air. Tanaman ini memang kebanyakan bergerombol dan sangat lebat daunnya sehingga menjadi tempat bersembunyi binatang seperti ular, tawon dan juga burung.

Terkadang apabila ada batang yang sudah mati biasanya akan digunakan oleh semut untuk bersarang disana. Selain itu juga menjadi tempat bersarang kalajengking dan juga kelabang karena tanah disekitar tanaman ini cukup lembab sehingga sangat cocok sebagai habitat hewan-hewan tersebut.

Tonton video : Proses Ganti Sungkup Serut Hasil Stek Batang Tanpa Akar

Saran saya apabila kita ingin mengambil tanaman serut ini untuk digunakan sebagai tanaman hias atau bonsai, ada baiknya agar kita lebih waspada. Sebelum kita memulai pendongkelan atau memotong batang serut, sebaiknya kita melihat dulu kondisi tanamannya. Bila perlu dilakukan pengecekan menggunakan kayu yang agak panjang untuk melihat kondisi bagian dalam tanaman ini.

Karena daunnya yang lebat biasanya ada saja hewan-hewan berbahaya yang bersarang atau bersembunyi dibalik rimbunnya daun serut ini. Setelah semua bagian atas sudah kita pastikan aman, maka selanjutnya kita melakukan pengecekan dibagian bawah. Sebelumnya kita bersihkan dahulu daun-daun dan ranting yang ada disekitar pohon serut. Karena biasanya ada kelajengking dan kelabang yang bersembunyi dibawah pohon ini dan juga didalam tanahnya.

Karakteristik Dan Habitat Serut Di Alam Liar | caramurahmeriah.blogspot.com

Setelah semuanya dirasa sudah cukup aman, barulah kita bisa memulai proses pemindahan atau pendongkelan serut di alam liar. Namun kita juga tidak boleh serakah mengambil semua serut yang kita temui di alam liar. Ada baiknya kita juga tetap memperhatikan habitat asli tanaman serut ini. Usahakan untuk mengambil seperlunya saja jangan semuanya diambil.

Karena apabila semuanya diambil, maka kemungkinan tanaman ini akan punah di alam liar akan sangat mungkin terjadi. Mengingat begitu sulitnya proses tanaman ini untuk tumbuh di alam liar maka kita harus tetap menjaga kelestariannya di alam liar.

Oke, mungkin itu saja dulu sedikit penjelasan mengenai karakteristik dan habitat serut di alam liar. Semoga dengan membaca artikel ini kita dapat terbantu dengan bertambahnya wawasan kita tentang serut di alam liar. Salam Bonsai Mania Kaliwareng.

Rabu, 11 Desember 2019

Kandungan Zat Dan Manfaat Serai Bagi Tubuh


Serai adalah salah satu jenis tanaman yang biasa kita gunakan sebagai bumbu penyedap makanan. Tanaman ini banyak tumbuh subur di negara Indonesia. Karena memang sebagian besar masakan Indonesia sering sekali menggunakan tanaman yang satu ini. Tanaman serai ini memiliki aroma yang khas sehingga mudah dikenali dan bisa digunakan untuk menghilangkan bau amis pada bahan makanan seperti daging dan ikan.

Kandungan Zat Dan Manfaat Serai Bagi Tubuh | caramurahmeriah.blogspot.com

Tanaman serai ini juga bisa dimanfaatkan untuk pengharum ruangan dan sebagai bahan pengusir nyamuk karena aroma yang dihasilkan dari serai ini sangat menyengat dan mampu bertahan lama. selain manfaat diatas, ternyata air rebusan serai ini dapat bermanfaat untuk menghilangkan racun dalam tubuh dan membantu menyembuhkan beberapa penyakit seperti : Rematik, Kolesterol dan Asam Urat.

Riset membuktikan anti Kanker serai, dapat membantu pencegahan kanker kulit, termasuk menjaga kesehatan. Riset lain membuktikan, serai dapat membantu menghambat perkembangan sel kanker hati, fase awal dan mencegah pembentukan selanjutnya.

Serai dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara. Merasa badan tidak sehat, kurang fit dan lemas semua bisa teratasi. Serai atau sereh sudah bukan hal baru bagi masyarakat Indonesia. Sering dikonsumsi baik sebagai bumbu maupun bahan minuman wedang, sebagai penghangat tubuh.
Selain aroma nya wangi, wedang serai nikmat di seruput apalagi pada musim penghujan. Minum wedang serai sore hari dapat menghangat kan dan menyehatkan badan.

Serai dapat digunakan untuk detoksifikasi dengan menambah jumlah buang air kecil, sehingga faktor tersebut membuat semua organ pencernaan, seperti Hati, Ginjal, Pangkreas Dan Kandung Kemih menjadi Bersih dan Sehat kembali.

Serai mudah di dapat di pekarangan rumah atau di pasar. Tumbuhan jenis rumput ini suka pada air, subur jika di tanam di tepi sungai atau halaman belakang rumah yang berair. Memiliki daun yang panjang dan tepinya tajam seperti alang-alang dan biasanya tumbuh bergerombol. Tidak sedikit khasiat serai bagi kesehatan, sebab mengandung zat anti mikroba dan anti bakteri yang berfungsi untuk mengatasi infeksi seperti :

- Luka
- Usus
- Lambung
- Saluran kandung kemih

Selain itu serai juga digunakan sebagai pereda :

- Kejang
- Anti Reumatik
- Dan bersifat diuretik

Kegunaan lain dari serai yaitu membantu mengurangi gangguan :

- Nyeri
- Edema
- Rematik
- Insomnia
- Pernapasan
- Demam
- Infeksi

Kandungan antioksidan ramuan serai juga dapat menjaga kestabilan tingkat kolesterol, kesehatan selular, system saraf, menyehatkan kulit dan imun (sistem kekebalan tubuh).
Serai juga manjur untuk mencegah :

- Kanker
- Diabetes tipe 2
- Mencegah kegemukan (obesitas).

Serai juga dipakai dalam Aroma Terapi, dampak Psikologi nya bisa mengurangi kelelahan dan rasa cemas. Juga dapat menjadikan aroma tubuh lebih segar karena dilihat dari kandungannya, serai ternyata memiliki sumber nutrisi aromatik penting yang berkhasiat untuk kesehatan. Serai sumber vitamin mutlak seperti vitamin :

A
B1 (tiamin)
B2 (riboflavin)
B3 (niasin)
B5 (asam pantotenat)
B6 (folat)
Dan vitamin C.

Serai juga sumber mineral utama, yang diperlukan oleh tubuh agar tetap sehat seperti :

- Seng
- Fosfor
- Kalsium
- Mangan
- Tembaga
- Potassium
- Magnesium

Melalui sebuah riset di ketahui serai berkhasiat untuk berbagai jenis kanker tanpa mempengaruhi sel tubuh yang normal. Setiap 100 gram serai mengandung zat antioksidan yang berkhasiat untuk mencegah kanker. Riset tim University Gurion di Israel menemu kan dalam serai ada senyawa yang dapat mematikan sel kanker tanpa merusak sel sehat.

Riset membuktikan antikanker serai dapat membantu pencegahan kanker kulit, termasuk menjaga kesehatannya. Riset lain membuktikan serai dapat membantu menghambat perkembangan sel kanker hati fase awal dan mencegah pembentukan selanjutnya. Serai dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara.

Pemakaian daun serai juga dapat menjaga kecantikan, memperindah kulit.
Efek pemakaian kosmetik yang mempunyai kandungan daun serai juga dapat menghilangkan jerawat dan bermanfaat sebagai penyegar.

Kandungan Zat Dan Manfaat Serai Bagi Tubuh | caramurahmeriah.blogspot.com

Serai berkhasiat juga sebagai tonik kulit dan pembersih yang efisien untuk kulit berminyak atau berjerawat sebab bersifat astringen dan antiseptik.
Karena nya serai dapat memperkuat jaringan kulit, mengencangkan pori-pori dan mensterilkan.

Serai sangat baik juga untuk detoksifikasi tubuh, dapat membersihan toksin berbahaya yang keluar dari badan sebab bersifat diuretik. Detoksifikasi dapat memperlancar fungsi beberapa organ tubuh, tergolong juga hati dan ginjal, dan membantu menurunkan kadar asam urat.
Efek diuretik serai dapat menambah jumlah frekuensi buang air kecil sehingga menjaga kesehatan pencernaan.

Serai berguna untuk detoksifikasi lewat penambahan jumlah buang air kecil.
Faktor seperti itu tentu benar-benar berguna untuk semua organ pencernaan seperti hati, pankreas, ginjal, dan kandung kemih bersih dan sehat lantaran bermacam toksin tersingkir.

Berbagai Khasiat dari Serai :

1. Batuk

Gunakan sebatang daun serai, 1 jempol jahe bakar, 1/2 jari kayu manis, 7 biji cengkih, 7 biji kapulaga dalam empat gelas air. Rebus dengan dicampur sedikit garam dan gula merah. Minum ramuan itu pagi dan sore hari hingga batuk hilang.

2. Rematik

Rebus 7 batang serai, segenggam daun jeruk nipis dalam enam gelas air hingga mendidih, lalu campur dengan air dingin seperlunya, untuk berendam tak lebih lebih dari 1/2 jam. Lakukan teratur hingga sembuh.

3. Detoksifikasi

Rebus 70 gr serai ke dalam air 100 cc, lalu minum air rebusan itu pada pagi hari sebelum mengkonsumsi makanan dan minuman lain. Tunggu 1 jam sebelum menyantap makanan lain.

4. Memperlancar Haid

Memarkan 2 batang serai, rebus dengan dua gelas air. Setelah air berkurang dan harum, campurkan gula merah sebutuhnya dan dinginkan. Minum hangat-hangat tiga perempat gelas, 2 x 1 hari.

5. Asam Urat

Rebus 10 lembar daun salam, rebus dengan 700 cc air dan dua batang serai hingga tersisa 200 cc. Kemudian minum airnya pada saat hangat dengan teratur 1 hari 1 gelas atau 2 gelas.

6. Menghindari Kanker

Rebus 100 gr serai dengan 2 gelas air. Panaskan hingga 15 menit dan minum saat pagi dan sore hari 1/2 gelas setiap saat minum.

Itulah beberapa manfaat dan khasiat yang terkandung didalam serai yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Baca Juga

Kamis, 21 November 2019

Cara Menyiapkan Lahan Pertanian Yang Baik

Dalam dunia pertanian kita tentu sudah biasa melakukan persiapan untuk menanam tanaman. Mulai dari memilih bibit dan menyiapkan lahan untuk ditanami. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang cara menyiapkan lahan pertanian agar mampu meningkatkan produksi pertanian.

Cara Menyiapkan Lahan Pertanian Yang Baik | caramurahmeriah.blogspot.com

Yang pertama ketika menyiapkan lahan untuk ditanami adalah membersihkan terlebih dahulu lahan dari kotoran atau sampah dan juga rumput liar yang tumbuh. Pembersihan ini bertujuan agar tanah menjadi bersih dari sampah yang dapat merusak mikroorganisme tanah yang mempengaruhi tingkat kesuburan tanah.

Pembersihan lahan dari rumput liar juga sangat penting agar lahan yang akan ditanami tidak ditumbuhi oleh gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Karena gulma ini akan ikut menyerap zat-zat yang terkandung dalam tanah sehingga tanaman yang kita tanam akan kekurangan zat-zat yang diperlukan untuk pertumbuhannya.

Lihat juga kondisi tanah yang akan kita pakai untuk menanam sayuran atau yang lainnya. Jika tanah berpasir maka akan menjadi kering, tanah yang terlalu banyak lempung juga akan menjadi basah. Sebaiknya sesuaikan dengan jenis tanaman yang akan kita tanam.

Jika kita akan menanam sayuran yang membutuhkan banyak air maka sebaiknya tanah memiliki lempung yang cukup. Dan jika tidak terlalu membutuhkan air yang banyak maka tanah berpasir pun bisa kita gunakan untuk menanam. Tapi alangkah baiknya jika kita mengkomposisikan tanah secara tepat dengan kandungan pasir, tanah dan lempung yang seimbang.

Setelah itu cangkul tanah atau dibajak menggunakan alat agar lebih cepat, kira-kira sedalam 30 cm. Jika dicangkul usahakan untuk bisa membalik tanah bagian atas agar berada dibagian bawah. Selain itu bersihkan juga dari batu dan juga puing atau potongan kayu yang ada.

Cara Menyiapkan Lahan Pertanian Yang Baik | caramurahmeriah.blogspot.com

Bila perlu tambahkan pupuk kandang atau pupuk kompos ke permukaan tanah yang akan ditanami secara merata agar tanah menjadi lebih subur. Tuangkan pupuk diatas lahan kemudian ratakan menggunakan garu sampai rata. Dan pada beberapa tanaman juga terkadang kita perlu memberikan kapur pada tanah. Kapur yang digunakan pun adalah kapur yang khusus untuk pertanian.

Setelah semuanya selesai, sebaiknya diamkan tanah selama beberapa hari kira-kira 2-3 hari sebelum melakukan penanaman. Hal ini bertujuan agar tanah tidak panas dan agak lembab. Sebab jika langsung ditanami biasanya tanaman akan mudah layu karena tanah yang baru disiapkan tersebut belum lembab. Jika diperlukan kita juga bisa melakukan penyiraman pada lahan yang sudah disiapkan atau mengairinya agar tanah menjadi cepat lembab dan memiliki cukup kandungan air.

Untuk tanaman sayuran biasanya memerlukan pemasangan plastik mulsa dimana plastik ini berguna untuk menjaga kelembaban tanah dan juga mencegah serangga agar tidak berkembang biak dibawah daun. Plastik mulsa ini memiliki dua warna yaitu hitam dan silver.

Cara Menyiapkan Lahan Pertanian Yang Baik | caramurahmeriah.blogspot.com

Bagian yang berwarna hitam dipasang dibagian bawah dan bersentuhan langsung dengan tanah. Sedangkan bagian yang berwarna silver berada dibagian atas, gunanya untuk memantulkan sinar matahari pada siang hari dimana biasanya serangga akan bersembunyi dibawah daun. Dengan cara ini maka serangga dan kutu akan pergi untuk mencari tempat yang teduh untuk berlindung dari sengatan matahari.

Itulah beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk menyiapkan lahan pertanian untuk menanam sayuran atau tanaman lainnya. Semoga artikel ini bisa membantu dan bermanfaat.

Baca Juga

Senin, 21 Oktober 2019

Cara Memupuk Sawi Agar Panen Melimpah


Sawi adalah salah satu jenis sayuran yang digemari oleh masyarakat. Pada umumnya sawi digunakan sebagai bahan sayuran dicampur dengan sayuran lain agar memiliki gizi yang lengkap. Tanaman ini biasanya diambil bagian batang, daun dan bunganya sebagai sayuran. Sawi juga biasa digunakan sebagai bahan campuran pada bakso, nasi goreng, capcai dan lain sebagainya.

cara memupuk sawi agar panen melimpah | caramurahmeriah.blogspot.com

Sayuran jenis ini termasuk dalam golongan sayuran yang mudah ditanam dan perawatannya juga tidak terlalu sulit. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan cara bagaimana memupuk tanaman sawi agar hasil panen banyak dan melimpah.

Agar hasil panen sawi melimpah, maka kita harus memperhatikan kesuburan tanahnya. Karena sawi memerlukan beberapa unsur hara dari dalam tanah untuk pertumbuhannya. Selain itu sawi juga memerlukan unsur hara tambahan yang tidak ada didalam tanah atau jumlahnya yang sedikit sehingga kita perlu memberikan pupuk tambahan baik itu pupuk organik atau non organik.

Biasanya para petani akan memberikan pupuk urea pada tanaman sawi agar hasil panennya lebih maksimal. Kita juga harus memperhatikan dosis pupuk yang akan diberikan agar proses pemupukan lebih efektif dan efisien. Proses pemupukan bisa menggunakan metode larikan lahan mengikuti alur penanaman sawi.

Bisa juga dengan memberikannya secara merata melingkari tajuk pertanaman hingga sejauh 15 sampai 20 cm disekitar tanaman. Atau bisa juga dengan cara memberikannya pada lubang sedalam 10 - 15 cm kemudian ditutup oleh tanah agar pemupukan lebih efisien. Selain itu dengan cara ini kita juga bisa mengantisipasi ketika terkena air saat irigasi atau air hujan agar tidak ikut larut terbawa oleh air. Dan juga menghindari proses penguapan karena terkena terik sinar matahari. Sehingga pupuk tetap tersedia didalam lahan dan menjadikannya lebih maksimal diserap oleh tanaman.

cara memupuk sawi agar panen melimpah | caramurahmeriah.blogspot.com

Pemberian pupuk urea yang dianjurkan untuk 1 hektar tanaman sawi adalah 100 kg pupuk urea. Dan apabila sawi ditanam pada lahan yang sekiranya kurang subur maka kita bisa menambah dosisnya menjadi 200 kg per hektar tanaman sawi. Selain menggunakan pupuk urea untuk memupuk tanaman sawi, kita juga bisa menggantinya dengan menggunakan pupuk ZA sebanyak 240 kg untuk 1 hektar lahan.

Untuk waktu pemupukan sawi menggunakan pupuk urea, kita bisa memberikannya sebanyak dua kali yaitu pada saat tanaman berumur 2 minggu dan 4 minggu. Sedangkan untuk varietas sawi yang memiliki masa panen lebih pendek, kita bisa memupuknya satu kali saja yaitu pada saat tanaman berumur 2 minggu. Dosis untuk kebutuhan pupuk per tanaman sawi biasanya adalah 300 sampai 400 gram atau 3 sampai 5 gram per lubang pemupukan.

Pada saat menyiapkan lahan tanam untuk sawi alangkah baiknya jika kita memberikan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang agar media tanam semakin subur. Dengan cara ini maka tanaman sawi akan lebih mudah tumbuh dan tanah juga akan lebih subur untuk jangka waktu yang lebih lama.

Kebutuhan air atau irigasi pada tanaman sawi juga perlu kita perhatikan agar tanaman sawi tidak layu atau mati. Sebaiknya penyiraman dilakukan pada waktu pagi dan sore hari sampai kira-kira cukup untuk membuat tanah menjadi basah dan cukup air ketika musim panas.

Jika tanah sudah subur dan memiliki ketersediaan air yang cukup, biasanya tanah akan mulai ditumbuhi oleh tanaman pengganggu atau gulma disekitar tanaman sawi. Kita juga harus melakukan penyiangan atau membersihkan lahan disekitar tanaman sawi dari gulma dan rumput liar yang dapat mengganggu pertumbuhan karena gulma juga ikut menyerap zat-zat yang terkandung dalam tanah yang dibutuhkan oleh tanaman sawi.

Serangan hama dan penyakit juga bisa menyerang tanaman sawi setiap saat. Untuk itu kita perlu melakukan pengendalian hama dan penyakit dengan cara menyemprotkan pestisida pada tanaman. Sebaiknya pemberian pestisida ini dilakukan pada sore hari karena hama sawi seperti ulat misalnya, itu lebih aktif pada sore hingga malam hari. Jadi akan lebih efektif jika kita memberikan pestisida pada sore hari.

Itulah cara bagaimana agar tanaman sawi memiliki pertumbuhan yang bagus dan hasil panennya melimpah. Dengan pemberian dosis pupuk yang tepat dan waktu pemupukan yang sesuai maka potensi keberhasilan panen sawi akan semakin besar.

Baca Juga

Sabtu, 12 Oktober 2019

Cara Mengatasi Hama Ulat Pada Daun Bayam

Cara Mengatasi Hama Ulat Pada Daun Bayam | caramurahmeriah.blogspot.com

Tanaman bayam adalah salah satu jenis sayuran yang banyak digemari masyarakat. Perawatannya yang mudah dan tidak memerlukan banyak biaya membuat para petani lebih senang membudidayakan bayam. Harganya yang terjangkau membuat masyarakat lebih senang membeli bayam sebagai sayuran untuk dimasak dirumah. Akan tetapi meskipun perawatannya tergolong mudah, bayam juga memiliki beberapa jenis hama yang sering mengganggu.

Hama yang biasanya menyerang tanaman bayam antara lain adalah ulat, kutu, uret dan juga siput. Hama-hama tersebut sering muncul bahkan sejak awal penanaman. Maka dari itu kita harus mengenali gejala-gejala yang timbul jika tanaman bayam terkena serangan hama. Dengan mengenali gejalanya maka kita dapat melakukan pencegahan dan perawatan pada tanaman bayam agar tetap tumbuh dengan baik.

Cara Mengatasi Hama Ulat Pada Daun Bayam | caramurahmeriah.blogspot.com

Ulat sering memakan tanaman budidaya terutama jenis sayuran. Khususnya ulat suka memakan bagian daun yang masih muda dan tunas-tunas yang akan tumbuh. Hal ini menyebabkan tanaman bayam memiliki daun yang berlubang bahkan habis tak tersisa karena dimakan oleh ulat daun.

Ulat daun pada bayam biasanya ada dua jenis yaitu ulat berbulu dan tidak berbulu. Ulat yang tak berbulu lebih aktif pada malam hari karena ulat ini tidak tahan terhadan paparan sinar matahari secara langsung. Jadi pada siang hari ulat ini akan bersembunyi dan akan aktif mulai sore hari hingga pagi hari.

Ulat daun yang berbulu lebih tahan terhadap sinar matahari karena memiliki bulu yang berfungsi untuk menahan panas matahari. Selain itu bulu pada ulat juga berguna sebagai penangkal iksektisida, sehingga hama jenis ini sangat sulit dikendalikan. 

Biasanya ulat juga akan bersembunyi pada tanaman lain atau rumput dan gulma lainnya. Maka dari itu kita harus menjaga kebersihan area tanaman bayam dengan cara rutin membersihkan dari gulma yang ada disekitarnya agar ulat tidak memiliki banyak tempat untuk bersembunyi dan berkembang biak.

Selain itu gulma juga hanya akan mengganggu pertumbuhan tanaman bayam karena ikut menyerap nutrisi yang ada didalam tanah. Sehingga tanaman bayam akan kekurangan zat-zat yang diperlukan untuk pertumbuhannya.

Cara Mengatasi Hama Ulat Pada Daun Bayam | caramurahmeriah.blogspot.com

Ulat yang ada pada tanaman bayam biasanya berasal dari telur-telur serangga yang hinggap untuk berkembang biak. Dan ketika telur sudah menetas maka ulat-ulat kecil akan lebih mudah menemukan sumber makanan untuk pertumbuhan ulat itu sendiri. Jika dalam jumlah yang banyak maka ulat-ulat tersebut bisa menghabiskan tanaman bayam hanya dalam waktu 2-3 hari.

Untuk pencegahannya sebaiknya kita rutin melakukan penyemprotan insektisida seminggu sekali dengan insektisida sistemik berbahan aktif imadikoplorid. apabila serangan hama ulat masih tetap ada maka lakukan penyemprotan dengan menggunakan insektisida kontak berbahan aktif metomil dicampur dengan bahan pelekat, penembus dan pembasah agar serangga yang akan bertelur dan ulat bulu juga ikut terkena insektisida ini.

Diharapkan dengan cara ini maka pertumbuhan tanaman bayam akan tetap terjaga sehingga mampu menghasilkan sayuran yang berkualitas dan sehat dalam jumlah yang banyak untuk memenuhi kebutuhan sayur dipasaran.

Baca Juga

Sabtu, 21 September 2019

Penyebab Daun Cabe Keriting Dan Cara Mencegahnya


Sering kita jumpai beberapa penyakit yang sering timbul pada tanaman cabe. Misalnya saja penyakit daun keriting yang menyebabkan produktifitas tanaman cabe menurun drastis. Hal ini disebabkan karena kurangnya cahaya yang diserap daun untuk proses fotosintesis. Karena daun yang keriting otomatis proses fotosintesis pada daun akan terhambat dan tidak maksimal.

Penyebab Daun Cabe Keriting Dan Cara Mencegahnya | caramurahmeriah.blogspot.com

Penyakit daun cabe keriting ini dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Seperti misalnya karena serangan hama dan juga virus. Serangan hama yang menyebabkan daun cabe menjadi keriting disebut dengan serangan OPT atau Organisme Penganggu Tanaman. Dan bila disebabkan oleh virus biasanya adalah karena virus Mosaik.

Pada umumnya serangan hama yang menyebabkan daun cabe menjadi keriting adalah karena serangan kutu dan aphids. Kedua serangga ini sangat merugikan para petani khususnya petani cabe. Pada umumnya kutu dan aphids hinggap pada tanaman kemudian menghisap cairan tanaman cabe melalui pucuk-pucuk daun yang masih muda. Karena pada dasarnya pucuk muda akan lebih mudah dihisap karena memiliki tekstur yang lebih lunak.

Karena hal inilah tanaman cabe menjadi keriting daunnya karena jika cairan pada pucuk muda dihisap oleh kutu dan aphids maka pucuk daun akan mengerut, keriting dan bundel. Sehingga pertumbuhan daun menjadi terhambat dan tidak normal akibat kekurangan zat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan daun. Pucuk daun yang terkena serangan kutu dan aphids ini akan terus berlanjut hingga beberapa waktu, maka dari itu dibutuhkan beberapa penanganan yang intens. Karena ketika kutu ini menghisap cairan pada pucuk daun, maka kelenjar dari kutu ini akan masuk kedalam tanaman dan merusak jaringan muda yang sangat rentan terhadap penyakit.

Penyebab Daun Cabe Keriting Dan Cara Mencegahnya | caramurahmeriah.blogspot.com

Sedangkan jika daun cabe menjadi keriting karena serangan virus mosaik, maka proses penyembuhannya akan semakin sulit. Karena virusnya sudah masuk kedalam jaringan tanaman cabe. Penyebab virus mosaik ini pada umumnya dibawa oleh kutu dan aphids ketika sedang menghisap cairan tanaman. Virus masuk melalui kelenjar kutu yang hinggap dan akan menyebar melalui pucuk daun muda. Penanganan virus mosaik yang menyebabkan daun cabe keriting ini memang agak sulit karena seperti yang tadi saya sebutkan bahwa virusnya sudah masuk kedalam jaringan muda.

Penanganan virus ini lebih sulit dibanding dengan penanganan serangan OPT. Karena kita tidak mengetahui apakah tanaman cabe sudak terinfeksi virus atau belum. Jika serangan OPT saya rasa proses penyembuhannya akan lebih mudah karena kita dapat melihatnya langsung pada tanaman. Biasanya kutu ini bersembunyi dibawah daun yang masih muda dan berkembang biak.

Jika serangan OPT ini sudah parah maka biasanya daun akan keriting dan menggulung. Namun warna daun tetap hijau dan terkadang berwarna hijau gelap. Sedangkan jika daunnya sudah muncul bercak berwarna kuning, itu tandanya tanaman sudah terkena virus. Selain karena kutu, ternyata virus mosaik juga bisa disebabkan oleh benih cabe yang berasal dari tanaman yang sudah terkena virus ini.

Penyebab Daun Cabe Keriting Dan Cara Mencegahnya | caramurahmeriah.blogspot.com

Langkah pencegahan bagi anda yang menanam di area terbuka, maka sebaiknya anda rutin melakukan penyemprotan insektisida kontak berbahan aktif abamektin minimal 18 EC atau Dimetoat setiap 5-7 hari sekali setelah tanaman memasuki usia 20 HST. Gunakan juga campuran pelekat untuk menjaga keawetan insektisida menempel pada daun.

Selain insektisida kontak, gunakan juga insektisida sistemik  tiap 10 hari sekali untuk pencegahan lebih lama. Anda bisa menggunakan insektisida seperti Besvidor atau Interprid yang bebrbahan aktif Imadikoplorid minimal 25 WP. Penggunaan alas plastik mulsa perak terbukti ampuh karena akan memantulkan cahaya matahari di siang hari. Pantulan cahaya tersebut aken menakuti hama thrips dan aphids yang bersembunyi dibawah daun. Penyemprotan insektisida dilakukan sore hari saat pantulan cahaya sudah tidak begitu kuat.

Selain itu anda juga bisa menggunakan antivirus tanaman berbahan aktif Hidroksibenzoat yang bersifat anti inflamasi dan antioksidan bagi tanaman. Ini hanya digunakan sekali saat tanaman berusia 20 HST sebagai pencegahan dan digunakan lagi jika sudah terjadi serangan.

Itulah beberapa penyebab mengapa tanaman cabe memiliki daun yang keriting. Ternyata selain karena serangan kutu, penyakit ini juga disebabkan oleh virus yang dibawa oleh kutu yang menempel dibawah daun muda pada tanaman cabe. Untuk itu agar tanaman cabe kita sehat, lakukanlah pengecekan rutin dan langkah pencegahan agar tanaman cabe kita mampu berproduksi secara maksimal.

Baca Juga

Minggu, 15 September 2019

Manfaat Umbi Porang


Ada banyak sekali tanaman yang ada disekitar kita yang ternyata memiliki banyak manfaat dan khasiat bagi kesehatan dan kehidupan manusia. Kita tentu sering menjumpai tanaman-tanaman yang tumbuh liar di kebun, pekarangan dan hutan. Namun pada umumnya kita tidak mengerti apa saja manfaat dari tanaman-tanaman tersebut.

Bisa saja tanaman yang kita anggap sebagai gulma dan menganggu tanaman lain, ternyata justru bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi. Sama seperti halnya dengan tanaman yang satu ini yang tumbuh liar dikebun atau hutan dan sering dianggap sebagai tumbuhan liar yang mengganggu oleh orang awam, ternyata memiliki banyak khasiat dan manfaat serta memiliki nilai jual yang tinggi.

manfaat umbi porang | caramurahmeriah.blogspot.com

Tanaman tersebut adalah Porang. Porang memiliki nama latin Amorphophallus Muelleri Blume yang  merupakan jenis tanaman umbi-umbian termasuk keluarga Araceae dan kelas Monokotiledoneae. Hasil tanaman ini berupa umbi yang mengandung glucomannan yang berbentuk tepung. Tumbuhan ini biasanya tumbuh liar dikebun dan hutan. Akan tetapi saat ini sudah banyak dibudidayakan oleh para petani karena umbinya memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Umbi porang bisa memiliki bobot hingga mencapai 5 kg. Harga umbi porang yang masih basah berkisar antara Rp 4.500/kg dan umbi yang sudah dikeringkan bisa mencapai harga Rp 35.000/kg.

manfaat umbi porang | caramurahmeriah.blogspot.com

Selain bermanfaat untuk kesehatan, umbi porang atau iles-iles ini juga bermanfaat untuk bahan makanan dan juga industri. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari umbi porang.

Manfaat Umbi Porang

  1.  Sebagai penjernih air
  2.  Pengganti media tumbuh mikroba
  3.  Sebagai bahan pembuatan lem yang ramah lingkungan
  4.  Sebagai pengganti gel silicon yang sangat baik sebagai isolator listrik
  5.  Bahan campuran pembuatan komponen pesawat terbang dan parasut
  6.  Bahan pembuatan mie. Di Jepang, bahan makanan ini banyak disukai untuk mie shiratake atau konnyaku
  7.  Pengikat formulasi tablet
  8.  Sebagai pengental sirup dan perekat pada es krim sehingga tidak mudah/tidak cepat meleleh
  9.  Kandungan karbohidratnya lebih dari 80 persen
  10.  Mengandung vitamin A dan B lebih tinggi dari kentang
  11.  Campuran pada pembuatan kertas agar kuat dan lemas
  12.  Porang merupakan serat yang secara alami dapat larut dalam air dan tembus cahaya serta bersifat seperti agar-agar dan tidak berbau sehingga dapat digunakan sebagai pengganti agar-agar
  13.  Mannan juga dipergunakan untuk menjernihkan air dan memurnikan bagian-bagian keloid yang terapung dalam industri bir, gula, minyak dan serat
  14.  Larutan mannan jika dicampur dengan gliserin atau natrium hidroksida bisa dibuat bahan kedap air
  15. Pengganti gelatin sebagai bahan pembuat negatif film, isolator, dan seluloid karena sifatnya yang mirip selulosa. Sehingga dapat sebagai pengganti selulosa dalam film
  16.  Bahan campuran pembuatan pengkilap kain, perekat kertas, cat, kain katun dan wool, dan bahan imitasi yang memiliki sifat lebih baik dari milum serta harganya lebih murah
  17.  Kadar glucomannan pada porang bermanfaat/berkhasiat bagi kesehatan tubuh yaitu mengurangi kadar kolesterol dalam darah dan memperlambat pengosongan perut dan mempercepat rasa kenyang sehingga cocok untuk makanan diet bagi penderita diabetes
  18. Tepung iles-iles juga bermanfaat menekan peningkatan kadar glukosa darah sekaligus mengurangi kadar kolesterol serum darah yaitu makanan yang memiliki indeks glikemik rendah dan memiliki sifat fungsional hipoglikemik dan hipokolesterolemik
  19. Dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit seperti kanker usus besar, divertikular, kardiovaskular, kegemukan, kolesterol tinggi dalam darah, dan kencing manis.
  20. Di negara Filipina biasanya umbi porang dijadikan tepung dan digunakan sebagai bahan pembuatan roti dimana kedudukannya menggantikan tepung terigu.

Itulah beberapa manfaat dan khasiat umbi porang yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kita selalu diberi kesehatan dengan menjalankan pola hidup sehat.


Baca Juga

Hal Yang Tidak Disukai Bayi Didalam Kandungan


Tahukah anda sejak bayi dalam kandungan, dia sudah bisa merasakan dan merespon komunikasi yang kita berikan terhadap janin. Akan tetapi kita belum tahu respon apa yang diberikan oleh bayi terhadap ibunya. Selain bsa merasakan hal-hal yang menyenangkan dan membahagiakan, janin juga bisa merasakan keadaan tidak nyaman didalam kandungan karena sang ibu sedang melakukan sesuatu. Baik itu rangsangan untuk bayi ketika ibu sedang berkomunikasi terhadap janin atau kegiatan yang dilakukan sang ibu.

Hal Yang Tidak Disukai Bayi Didalam Kandungan | caramurahmeriah.blogspot.com

Ada beberapa hal atau perilaku yang tidak disukai oleh janin yang terkadang secara sengaja atau tidak sengaja dilakukan oleh sang ibu sehingga membuat bayi didalam kandungan merasa tidak nyaman. Respon bayi didalam kandungan juga bermacam-macam. Terkadang janin akan bergerak-gerak untuk memberikan respon terhadap sang ibu.

Nah, dibawah ini ada beberapa hal yang tidak disukai oleh janin ketika didalam kandungan sang ibu.

1. Tertawa Terbahak-bahak

Saat sang ibu sedang tertawa karena sesuatu hal, maka bayi didalam kandungan pun akan ikut merasakannya. Namun apabila sang ibu tertawa sampai tertawa terbahak-bahak, maka hal ini bisa membuat sang bayi merasa tidak nyaman karena jika tertawa sampai terbahak-bahak maka bayi akan merasa terguncang. Oleh sebab itu sebaiknya sang ibu tidak tertawa sampai berlebihan karena akan mengganggu ketenangan bayi didalam kandungan.

2. Menyentuh Perut Terus-menerus

Pasti ketika sedang mengandung sang ibu atau ayahnya sering menyentuh atau mengelus-elus perut ibu untuk mengajak berkomunikasi atau bercanda dengan bayi didalam kandungan. Hal ini memang sangat menyenangkan karena sebagai bentuk kasih sayang orang tua terhadap bayi didalam kandungan. Tapi sebaiknya jangan terlalu sering menyentuh perut karena kita tidak tahu apa yang sedang dilakukan sang bayi didalam perut. Jadi, ketika kita sering menyentuh perut bayi mungkin akan merasa jenuh dan tidak mau meresponnya.

3. Suara Keras Yang Tiba-tiba

Meski bayi berada didalam rahim, dia masih bisa mendengar suara dari luar meskipun teredam karena didalam rahim. Tetapi tahukah anda bahwa sebenarnya bayi dalam rahim tidak menyukai suara-suara yang keras dan tiba-tiba. Usahakan agar kita tidak menciptakan suara-suara yang keras apalagi mendadak seperti berteriak atau menjerit. Selain itu usahakan untuk tidak terlalu dekat dengan sumber suara yang memiliki suara keras seperti Speaker ketika sedang memainkan musik. Dengan begitu maka kita bisa menghindari rasa stress bayi didalam kandungan.

4. Kurang Ruang

Tentu saja bayi yang dikandung semakin hari akan semakin tumbuh besar dan menyebabkan bayi akan merasa kekurangan ruang karena merasa rahim sang ibu terasa sempit. Untuk itu sebaiknya kita melakukan peregangan atau olahraga kecil dan tidak sering memeluk perut karena akan menyebabkan bayi merasa kekurangan ruang. Selain itu melakukan peregangan dan jalan-jalan akan membuat bayi akan merasa nyaman dan membuat rahim sang ibu tetap memiliki banyak ruang.

5. Banyak Bergerak Saat Tidur

Memang ketika saat hamil sang ibu biasanya merasa sedikit kurang nyaman dengan posisi tidurnya. Hal ini sangat umum terjadi karena sang ibu tidak terbiasa dengan keadaan seperti itu. Namun tahukah anda jika banyak bergerak saat tidur, maka bayi akan merasa kaget dan terguncang sehingga membuatnya merasa tidak nyaman didalam perut. Hal tersebut tentu sangat tidak baik bagi janin apalagi ketika janin sedang beristirahat atau tidur. Oleh sebab itu apabila ibu merasa kurang nyaman dengan posisi tidurnya, maka sebaiknya agar pergerak dengan sangat lembut dan tidak mendadak jika memang harus berganti posisi saat tidur. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga agar bayi didalam kandungan yang sedang tidur atau istirahat tidak kaget karena terguncang mendadak.

6. Rasa Lapar

Rasa lapar yang dirasakan oleh sang ibu ternyata juga dapat mempengaruhi bayi didalam perut. Bayi juga tidak akan suka jika sang ibu merasa kelaparan. Biasanya janin akan menunjukkannya dengan gerakan atau tendangan didalam perut sang ibu. Jadi ketika kita merasa lapar maka sebaiknya jangan menunda-nunda untuk segera makan. Karena selain bayi tidak menyukainya, makan merupakan hal penting bagi ibu yang sedang hamil. Karena makanan sebagai sumber asupan gizi dan tenaga untuk bayi dan juga sang ibu.

Nah, itulah beberapa hal yang tidak disukai oleh bayi didalam kandungan. Dengan mengenali hal-hal apa saja yang dapat mengganggu ketenangan bayi maka kita akan bisa lebih menjaga kenyamanan dan juga kesehatan bayi didalam kandungan.

Baca Juga

Minggu, 08 September 2019

Trik Cara Menanam Cabe Agar Berbuah Banyak


Cabe adalah salah satu komoditi bahan pangan yang digunakan sebagai bumbu masakan. Kebutuhan cabe dimasyarakat sangatlah tinggi. Tak heran jika banyak para petani yang menanam cabe sebagai sumber penghasilan mereka karena cabe sangat laku dipasaran.

Seringkali terjadi lonjakan harga cabe di pasaran karena kelangkaan yang bisa disebabkan karena beberapa faktor seperti gagal panen dan serangan hama dan penyakit serta faktor cuaca yang ekstrim. Maka dari itu diperlukan teknik menanam dan juga perawatan yang rutin agar cabe bisa tumbuh dan berbuah maksimal.

Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan trik bagaimana cara menanam cabe agar berbuah banyak dan menghasilkan cabe secara maksimal.

Cara yang pertama adalah cara menanam cabe setelah dipindah tanam dari tempat semai kedalam polibag atau lahan pertanian. Setelah cabe sudah siap untuk pindah tanam, maka segera pindahkan ke media yang lebih besar agar pertumbuhannya bisa maksimal.

Biarkan beberapa hari agar cabe beradaptasi dengan lingkungan barunya hingga mulai menunjukkan pertumbuhan daun atau tunas baru. Setelah tanaman cabe sudah cukup besar kira-kira sudah muncul 4-5 titik tumbuh maka lakukan metode berikut ini.

Metode Tali

Metode yang pertama yang bisa kita lakukan adalah dengan menggunakan metode tali. Caranya adalah dengan mengikat bagian antara ujung tanaman dengan titik tumbuh dibawahnya. Kemudian diikat tetapi jangan terlalu kencang agar tanaman tidak putus. Setelah itu beri pemberat pada tali agar tanaman cabe melengkung seperti gambar berikut.


Lakukan cara ini pada setiap tanaman cabe, biasanya dalam satu pohon terdapat 2-3 tunas yang sudah tumbuh tinggi, maka lakukan cara ini pada setiap tunas. Tujuan dari cara ini adalah untuk merangsang tumbuhnya tunas baru pada setiap pohon agar mampu menghasilkan cabang baru yang produktif. Sehingga buah cabe yang dihasilkan pun akan semakin banyak.

Setelah tumbuh tunas-tunas baru pada setiap batang yang kita ikat dengan tali, maka saatnya kita untuk melepas tali dan pemberat yang sudah diikatkan tadi agar tanaman cabe kembali normal. Dengan cara ini maka tanaman cabe yang sudah tua pun bisa kita terapkan metode ini agar mampu menghasilkan tunas-tunas baru yang mampu menghasilkan banyak buah cabe. Hasilnya akan terlihat seperti gambar berikut.


Metode Pangkas & Tanam Miring

Metode yang selanjutnya adalah dengan metode pangkas dan juga tanam miring. Cara ini sangat mudah dilakukan akan tetapi juga perlu ketelitian dan pemahaman yang cukup. Pada metode ini kita harus menanam cabe dengan cara yang tidak umum seperti menanam cabe seperti biasanya.


Caranya adalah dengan menanam bibit cabe yang sudah siap dipindah tanam dengan posisi miring. Cara ini bertujuan untuk merangsang tumbuhnya tunas-tunas baru pada batang tanaman. Namun kita juga bisa menanam cabe dengan posisi berdiri tegak seperti biasanya. Setelah 10 hari setelah pindah tanam, maka tunas-tunas sudah mulai bermunculan.

Pada tanaman cabe yang ditanam posisi tegak biasanya sudah mulai tumbuh cabang baru. Begitupula dengan tanaman cabe yang ditanam pada posisi miring. Akan tetapi, tanaman cabe yang ditanam pada posisi miring akan menghasilkan lebih banyak tunas dibandingkan dengan yang posisi tegak.


Agar tanaman cabe tidak tumbuh terlalu tinggi, maka lakukan teknik pemangkasan pada tanaman cabe yang sudah tumbuh tunas. Caranya adalah dengan memotong batang cabe dan sisakan 2 titik tumbuh tunas yang paling bawah. Lakukan cara ini pada tanaman yang ditanam posisi tegak atau miring.

Biasanya tanaman cabe yang ditanam miring akan muncul 3-4 cabang baru maka sesuaikan saja pemangkasannya dengan jumlah tunas yang sudah muncul. Tujuan dari pemangkasan ini selain agar tanaman tidak terlalu tinggi, adalah untuk memfokuskan pertumbuhan pada cabang baru yang sudah muncul agar mampu tumbuh maksimal.

Pada usia 15 hari setelah pindah tanam, lakukan penyemprotan pestisida, fungisida dan juga pupuk daun. Cara ini bertujuan untuk mencegah serangan hama, matinya tanaman karena jamur dan untuk mempercepat pertumbuhan daun pada tanaman cabe.

Setelah umur 25 hari maka tanaman cabe yang sudah ditanam dan dipangkas akan menjadi seperti ini.


Itulah beberapa teknik atau metode penanaman cabe agar menghasilkan banyak cabang atau tunas baru yang produktif agar hasil panen lebih maksimal karena mampu menghasilkan banyak buah cabe. sekian tips yang saya berikan kali ini semoga bisa bermanfaat buat kita semua.


Baca Juga

Senin, 19 Agustus 2019

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dari Batang Pisang


Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit informasi dan ilmu yang semoga bisa bermanfaat bagi kita semua dan lingkungan sekitar. Terutama dalam hal pertanian karena pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai cara membuat pupuk organik cair dari batang pisang.

Pupuk organik ini tentunya sangat ramah lingkungan karena menggunakan bahan-bahan organik atau alami yang bebas bahan kimia dan pestisida yang tentu tidak baik untuk kesuburan tanah dalam jangka waktu yang lama.


Memang saat ini sebagian besar petani lebih banyak menggunakan bahan-bahan pestisida untuk mengendalikan hama dan juga menyuburkan tanah demi mendapatkan hasil Panen yang lebih maksimal. Namun tahukah anda jika penggunaan pestisida atau pupuk kimia ini lama-kelamaan pasti akan menimbulkan ketergantungan dan mengurangi kesuburan tanah karena organisme tanah mengalami kerusakan.

Hal inilah yang menjadi alasan mengapa kita harus peduli dengan cara mengurangi penggunaan pestisida dan pupuk kimia agar tanah tetap terjaga kesuburannya di masa yang akan datang. Kita sebagai pemilik atau pengolah tanah harus tetap menjaga keseimbangan mikroorganisme yang hidup didalam tanah yang sangat membantu dalam kesuburan tanah. Jika mikroorganisme dalam tanah sudah tidak ada karena mati terkena pestisida atau pupuk kimia maka kesuburan tanah akan semakin berkurang. Dan tanah pun menjadi ketergantungan terhadap bahan-bahan kimia agar tanahnya tetap subur.

Mulai saat ini mari kita cari cara lain untuk mengendalikan hama atau menyuburkan tanah dengan menggunakan bahan selain bahan kimia. Seperti misalnya menggunakan pupuk kompos atau sampah organik untuk menyuburkan tanah dan tanaman. Atau dengan cara membuat pupuk organik cair dari batang pisang yang sudah tidak terpakai.

Berikut ini saya akan memberikan cara bagaimana membuat pupuk cair organik dari batang pohon pisang seperti dibawah ini.

ALAT DAN BAHAN

  1. Batang pohon pisang
  2. Air 3 liter
  3. Gula merah 200 gr
  4. Pisau
  5. Wadah ( ember atau tong yang memiliki tutup )
  6. Karung/plastik
  7. Starter EM4 ( jika ada )
CARA MEMBUAT PUPUK CAIR

Untuk memulai membuat pupuk organik cair ini, pertama-tama siapkan batang pohon pisang yang akan kita jadikan bahan membuat pupuk cair. Setelah itu ambil bagian dalamnya yang berwarna putih lalu dicacah kasar. Buat cacahan batang pisang sebanyak kira-kira 1 kg. 


Masukkan 3 liter air kedalam wadah kemudian masukkan gula merah lalu aduk hingga gula merah larut kedalam air. Setelah itu masukkan cacahan batang pohon pisang kedalam karung/plastik sampai terendam air secara keseluruhan kemudian masukkan kedalam larutan gula merah tadi. Jangan lupa untuk melubangi karung atau plastik agar air bisa masuk kedalam dan merendam cacahan batang pisang.

Tambahkan juga EM4 sebanyak 5 ml jika ada, anda bisa mendapatkannya ditoko pertanian. Namun jika tidak ada juga tidak apa-apa kita tetap bisa membuat pupuk cair ini tanpa menggunakan EM4. Kegunaan dari EM4 ini adalah sebagai starter mikroorganisme untuk mempercepat proses fermentasi batang pisang.

Setelah semuanya selesai maka tutup rapat wadah tersebut dan diamkan selama kurang lebih satu minggu sampai 10 hari atau sampai fermentasi tersebut berbau seperti tape. Apabila dalam kurun waktu tersebut masih berbau busuk maka itu berarti fermentasi gagal dan kita tidak bisa menggunakannya sebagai pupuk cair dan harus dibuang.

Kita juga harus rutin mengontrol fermentasi tersebut dengan cara membuka tutup sehari sekali dan mengaduknya untuk membuang gas yang terbentuk dari reaksi fermentasi tersebut. Setelah itu tutup rapat kembali wadah tersebut. Lakukan sampai fermentasi tersebut benar-benar matang yang ciri-cirinya memiliki bau khas seperti tape.


Jika sudah berhasil maka kita harus mengangkat karung berisi cacahan batang pisang kemudian memisahkan airnya kedalam wadah. Dalam hal ini kita sudah membuat dua jenis pupuk sekaligus. Yaitu pupuk organik padat dan cair yang keduanya mampu digunakan untuk menyuburkan tanah dan tanaman.

CARA MENGGUNAKAN PUPUK CAIR

Untuk mendapatkan hasil yang baik maka sebaiknya kita memperhatikan tata cara penggunaan pupuk cair pada tanaman. Caranya adalah dengan melarutkan 1 liter pupuk cair kedalam 50 liter air bersih. 
Kemudian semprotkan pada tanaman agar memiliki pertumbuhan yang bagus. Kegunaan dari pupuk cair ini adalah mampu merangsang pertumbuhan daun, bunga, buah dan juga umbi agar lebih cepat.

Penyemprotan pupuk cair organik ini bisa dilakukan secara langsung pada tanaman namun tingkat kepekatannya tidak boleh lebih dari 2%. Maka cara yang paling pas adalah seperti yang saya sebutkan diatas, yaitu 1 liter pupuk cair dilarutkan pada 50 liter air. Penyemprotan bisa dilakukan seminggu sekali pada musim kemarau atau 3 hari sekali pada musim hujan tergantung pada kebutuhan dan jenis tanaman yang akan disemprot.

Itulah cara bagaimana membuat pupuk organik cair dengan menggunakan batang pohon pisang yang lebih ramah lingkungan dan bebas bahan kimia yang merugikan bagi kesuburan tanah. Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Baca Juga

Minggu, 18 Agustus 2019

Cara Menanam Sayuran Hidroponik Dengan Media Batang Pisang


Semakin bertambahnya waktu, populasi manusia di bumi semakin lama semakin bertambah. Begitu juga dengan kebutuhan hidup yang semakin lama terus bertambah seiring bertambahnya usia. Bila dibandingkan dengan luas lahan saat ini yang dibutuhkan untuk tempat tinggal dan lahan pertanian sebagai penghasil pangan malah semakin berkurang. Hal ini dikarenakan mulai dibangunnya lahan pertanian sebagai perumahan untuk tempat tinggal dan juga tempat bisnis atau kerja. Hal ini tentu berdampak pada berkurangnya lahan pertanian yang begitu penting sebagai sumber perhasil pangan.

Untuk mengakali hal tersebut dan sebagai salah satu jalan keluar untuk tetap menghasilkan sumber bahan makanan dengan memanfaatkan lahan yang sempit sebagai alternatif, kita bisa memanfaatkan batang pohon pisang untuk menanam sayuran.

cara menanam sayuran hidroponik dengan media batang pisang | caramurahmeriah.blogspot.com

Selain dengan teknik hidroponik dengan botol bekas atau pipa sebagai media tanam, ternyata kita bisa juga menggunakan batang pohon pisang untuk bercocok tanam. Sebagai salah satu pohon yang sangat sering dijumpai dan mudah ditemukan, pohon pisang ini memiliki segudang manfaat. Baik itu untuk diambil buahnya, jantungnya untuk sayur, daunnya sebagai pembungkus dan batangnya sebagai bahan pupuk organik.

Dan pada kesempatan kali ini kita akan membahas secara lengkap mengenai cara menanam sayuran dengan menggunakan batang pohon pisang sebagai media bercocok tanam. Pohon pisang ini juga bisa digunakan sebagai bahan pupuk kompos dan pupuk cair organik karena pada batang pohon pisang memiliki kandungan seperti ; Savonin, Antrakuinon dan Flavonoid.

Senyawa Antrakuinon pada batang pohon pisang ini sangat bermanfaat bagi tanaman karena dapat merangsang dan mendorong pertumbuhan akar rambut pada tanaman, dimana akar rambut tersebut tentu sangat penting untuk dapat menyerap nutrisi penting yang ada didalam tanah untuk pertumbuhan tanaman. Selain itu batang pisang juga memiliki kadar air yang sangat tinggi yaitu sekitar 80% hal inilah yang menjadikan batang pisang sangat cocok digunakan sebagai media tanam sayuran seperti cabai, kangkung, sawi, bayam, tomat, terong dan lainnya.

Untuk cara penggunaanya sebagai media tanam juga sangat mudah dan sederhana. kita hanya perlu menyiapkan batang pohon pisang yang sudah tidak terpakai dan memiliki ukuran yang cukup panjang dan besar. kemudian lubangi batang pohon pisang dengan diameter kurang lebih 10 cm. Untuk batang pisang yang berukuran besar bisa dibuat banyak lubang dengan dua jalur atau secara zig-zag. Jika ingin membuat banyak media tanam maka sebaiknya kita buatkan rak-rak sebagai tempat menaruh batang pisang.

cara menanam sayuran hidroponik dengan media batang pisang | caramurahmeriah.blogspot.com

Cara penanaman menggunakan batang pisang ini sangat mudah, kita hanya perlu menyiapkan tanah dan juga kompos sebagai pupuk organik dengan perbandingan 1:2 (1 untuk kompos dan 2 untuk tanah). Setelah kedua bahan tersebut dicampurkan, kemudian masukkan kedalam lubang-lubang yang terdapat pada batang pisang tersebut lalu diamkan selama 2-3 hari.

Sambil menunggu sampai media tanam siap, kita siapkan dahulu bibit sayurang yang akan kita tanam. Semai terlebih dahulu bibit-bibit tersebut pada tanah atau rockwol sampai benih tersebut tumbuh dan siap dipindahkan pada media lain. Setelah 2-3 hari maka benih dan media tanam dari batang pisang sudah siap digunakan. Kita tinggal memindahkan benih yang sudah disemai kedalam lobang-lubang yang terisi tanah dan kompos pada batang pisang.

Setelah semuanya selesai dipindahkan maka kita tinggal merawatnya sampai siap panen. Untuk perawatannya kita hanya perlu melakukan penyemprotan dengan pupuk cair organik setiap 5 hari sekali. Atau sesekali bisa diberikan pengendali hama organik dari bawang putih atau cengkeh. Jika dilakukan dengan benar dan penuh kesabaran dan ketelatenan maka menanam sayur dengan media batang pisang ini akan mampu memberikan hasil yang maksimal.

Itulah sedikit informasi mengenai hidroponik dengan media batang pohon pisang yang bisa kita manfaatkan sebagai media menanam sayur dirumah dengan lahan yang sedikit. Semoga bisa memberikan hasil dan manfaat bagi kita semua.

Baca Juga

Rabu, 07 Agustus 2019

Teknik Las Oksi-Asetilin



Teknik-teknik pengelasanyang sering digunakan saat ini ada bermacam-macam. Diantaranya adalah Las Oksi-Asetilin atau dalam bahasa bengkelnya disebut dengan las karbit. Pada kesempatan kali ini mari kita sama-sama belajar mengenai teknik las ini. Berikut ini akan saya berikan Pengetahuan Umum tentang Las asetilin atau las karbit.

teknik las oksi asetilin | caramurahmeriah.blogspot.com

Las Oxy-Acetylene  (las  asetilin)  adalah  proses  pengelasan  secara  manual,  dimana permukaan yang akan disambung mengalami pemanasan sampai mencair oleh nyala gas asetilin yang dihasilkan dari pembakaran C2H2 dengan O2 baik dengan atau tanpa logam pengisi dimana proses penyambungan tanpa penekanan.

Disamping  untuk  keperluan  pengelasan,  las  gas  dapat  juga  dipergunakan sebagai : preheating,  brazing, cutting dan hard facing. Penggunaan untuk   produksi   (production   welding),   pekerjaan   lapangan   (field   work),   dan   reparasi (repair & maintenance).

Dalam  aplikasi  hasilnya  sangat  memuaskan  untuk  pengelasan  baja  karbon,  terutama lembaran logam (sheet  metal) dan pipa-pipa berdinding tipis. Meskipun demikian  hampir  semua  jenis  logam  ferrous  dan  non  ferrous  dapat  dilas  dengan  las gas, baik dengan atau tanpa bahan tambah (filler metal). Disamping  gas  acetylene  dipakai  juga  gas-gas  hydrogen,  gas  alam,  propane,  untuk  logam–logam  dengan  titik  cair  rendah.  Pada  proses  pembakaran  gas-gas  tersebut  diperlukan  adanya  oxygen.  Oxygen  ini  didapatkan  dari  udara    dimana  udara  sendiri  mengandung  oxygen  (21%),  juga  mengandung  nitrogen  (78%),  argon (0,9 %), neon,  hydrogen, carbon dioksida, dan  unsur lain yang membentuk gas.

Secara  teknis,  oksigen  di  dapat  dari  udara  yang  dicairkan.  Kemudian  dengan  cara  elektrolisa,  campuran  udara  cair  dan  air  dipisahkan  oleh  oksigen.  Masalah  yang  sulit  adalah  antara  Nitrogen  dan  Oksigen. Nitrogen  titik  didihnya  lebih  besar,  dan  titik  didih  kedua  gas  tersebut  hanya  berbeda  13 derajat Celcius  saja. sehingga perlu pemurnian oksigen  dilaksanakan secara   berulang-ulang.   Kemurnian   yang   dapat   dicapai   sampai   99,5   %  dan kemudian  dimanfaatkan  dalam  tangki-tangki  baja  dengan  tekanan  kerja  antara 15-30 atm. 

Keuntungan pemakaian oksigen adalah keadaan oksigen yang cukup cair tersebut, dapat dipertahankan  pada tangki penyimpan dan mudah  pada saat pengangkutan. Pada  saat  dibutuhkan  dengan  menggunakan  alat    (Gasificator)  ,  oksigen  cair  dijadikan oksigen gas, dengan  tekanan yang besar  kemudian oksigen gas tersebut disimpan pada botol-botol baja.

Tekanan pada botol baja yang digunakan untuk wadah gas memiliki kelas medium yang mampu menampung tekanan hingga 15 atm, sedangkan untuk botol baja kelas tekanan tinggi mencapai 165 atm. Untuk mengetahui kemurnian oksigen kita bisa menggunakan alat yang bernama Oxygen Purity Test  Aparatus yang pada prinsipnya mereaksikan oksigen dengan larutan ammonia.

Pada proses pembuatan gas asetilin menggunakan cara kimia yaitu dengan mereaksikan kalsium karbid dengan air. Karena sesuai nama bengkelnya las asetilin atau las karbit jadi, proses pembuatan gas asetilinnya menggunakan uap karbit yang mengandung gas asetilin dengan cara menyiram atau memberikan air pada karbit.

teknik las oksi asetilin | caramurahmeriah.blogspot.com

Biasanya bengkel-bengkel las karbit ini menggunakan wadah berupa silinder besi yang ditutup rapat agar gas hasil reaksi kimia antara karbit dan air bisa ditampung dan tidak bocor. Jika terjadi kebocoran maka akan sangat berbahaya karena bisa meledak dan menyebabkan kebakaran.
Cara pembuatan gas asetilin dibengkel las karbit adalah dengan memasukkan karbit kedalam tabung kemudian disiram air lalu menutup tabung sampai benar-benar rapat kemudian ditunggu beberapa saat sampai gas terkumpul dan cukup untuk digunakan. Pada tabung tersebut biasanya langsung dipasang selang sebagai jalur keluarnya gas untuk melakukan pengelasan.

Gas asetilin memiliki sifat yang mudah meledak karena factor tekanan dan juga temperature. Asetilin tidak berwarna dan berbau, namun terkadang ada bau khusus yang dikarenakan adanya kotoran belerang dan phosphor. Penyimpanan gas asetilin harus memperhatikan tekanannya. Jika tekanan lebih besar dari 2 atm maka tempat penyimpanannya harus dilapisi dengan asbes ferrous dan dicelupkan pada aceton cair.

Nyala api pada las oksi asetilin ada tiga macam, yaitu :

Nyala asetilin atau karburasi : pada nyala ini kandungan gas yang keluar pada pembakaran lebih banyak menggunakan gas asetilin daripada oksigen sehingga sangat cocok digunakan untuk memanaskan logam dan untuk mengelas permukaan yang keras dan juga logam putih.

      Nyala netral : pada nyala api netral, komposisi pembakaran gas adalah sama besar yaitu sekitar 50% asetilin dan 50% oksigen. Nyala api netral ini digunakan untuk proses engelasan biasa dan juga bisa digunakan untuk mengelas baja atau besi tuang.

          Nyala api oksigen atau oksidasi : pada nyala api oksidasi lebih banyak menggunakan gas oksigen pada saat pembakarannya dan sangat baik digunakan untuk brazing.

     
teknik las oksi asetilin | caramurahmeriah.blogspot.com


CARA MENYALAKAN API LAS OKSI ASETILIN

Untuk menyalakan api pad alas oksi asetilin yang pertama dilakukan adalah dengan cara membuka katup botol oksigen dan asetilin. Kemudian mengatur tekanan yang diinginkan sesuai dengan nosel yang dipakai. Buka sedikit katup oksigen pada brander setelah itu buka sedikit katup asetilin pada brander, kemudian percikkan api menggunakan korek api pada ujung brander. Setelah menyala, atur katup oksigen dan asetilin sesuai nyala api yang diinginkan. Pada saat menyalakan api usahakan jangan terlalu banyak mengeluarkan gas, cukup sedikit saja yang penting ada gas yang keluar. Hal ini diperlukan karena alas an keamanan apalagi bagi para pemula yang baru belajar las oksi asetilin.

CARA MEMATIKAN API LAS OKSI ASETILIN

Pada saat mematikan api, yang pertama dilakukan adalah menutup katup oksigen pada brander, kemudian baru tutup katup asetilin pada brander. Tutup katup pada tabung oksigen dan asetilin. Setelah katup pada tabung tertutup semua, maka buka katup oksigen dan asetilin pada brander untuk membuang sisa gas yang masih terdapat pada selang dan saluran pembuangan. Dan terakhir tutup semua katup.

Itulah sedikit penjelasan tentang teknik las oksi asetilin yang semoga bisa bermanfaat dan mampu memberikan sedikit ilmu pengetahuan tentang las oksi asetilin.

Baca Juga