Dapatkan informasi menarik seputar hobi, bisnis, tutorial, tips dan trik, serta edukasi dengan cara murah meriah

Kamis, 16 Januari 2020

Cara Menanam Serut Dengan Stek Batang Tanpa Akar


Salah satu jenis tanaman yang paling sering dipakai untuk bahan bonsai adalah tanaman serut. Selain karena masih banyak tersedia di alam, serut ini memiliki bentuk dan karakteristik yang bagus. Jadi akan lebih mudah dibentuk saat kita tanam untuk bonsai.

Cara stek serut tanpa akar | caramurahmeriah.blogspot.com

Setelah kemarin kita membahas mengenai Karakteristik dan Habitat Serut di Alam Liar, kali ini saya akan memberikan teknik atau cara menanam serut dengan cara stek batang tanpa akar. Langsung saja mari kita simak bersama artikel saya berikut ini.

Serut merupakan jenis tanaman yang memiliki akar yang sangat panjang didalam tanah. Jadi akarnya ini bisa menjalar kemana-mana dan apabila akarnya muncul ke permukaan atau karena tanahnya terkena erosi dan akarnya kelihatan, maka akar ini bisa tumbuh tunas baru dan tumbuh menjadi pohon serut yang baru. Begitulah proses berkembangbiak dari tanaman serut ini secara alami.

Selain itu jika batangnya patah dan jatuh ke tanah juga bisa saja tumbuh karena batang pohon serut ini mampu bertahan cukup lama. Dalam artian batang pohon serut ini tidak cepat kering, terlebih lagi jika daerah sekitar itu lembab dan terdapat sumber air maka serut akan mudah tumbuh.

Hal inilah yang menjadi alasan dan menjadi jawaban dari pertanyaan-pertanyaan orang karena banyak sekali yang bertanya atau bahkan tidak percaya apakah serut ini bisa di stek atau tidak. Sebenarnya serut ini bisa kita kembangbiakan dengan cara stek.

Jenis stek yang bisa kita pakai ada dua, yaitu Stek Batang dan Stek Akar. Stek ini bisa kita lakukan dengan cara memotong batang atau akar serut dan kemudian menanamnya di tanah. Namun perlu diperhatikan bahwa tingkat keberhasilan stek batang itu lebih kecil dibandingkan dengan stek menggunakan akar pohon serut.

Stek akar akan lebih mudah tumbuh karena memang berasal dari akar didalam tanah yang sudah besar dan mudah beradaptasi. Berbeda dengan batang serut yang tidak pernah kontak langsung dengan tanah maka akan lebih sulit untuk beradaptasi dengan tanah dan tumbuh akarnya.

Akan tetapi sebenarnya batang serut yang kita stek ini bisa cepat tumbuh asalkan metode atau teknik menanamnya dilakukan dengan benar dan harus dengan perawatan yang teliti. Untuk lebih jelasnya tentang cara stek serut, perhatikan tekniknya berikut ini.

Teknik Stek Batang Serut Agar Cepat Tumbuh

Pertama-tama yang harus diperhatikan apabila kita ingin menanam serut dengan cara stek batang tanpa akar adalah kita harus memilih bibit yang benar-benar bagus, sehat dan cukup umur.

Bagus dalam artian dilihat dari bentuknya itu memang sudah memiliki karakteristik yang bagus. Apakah mungkin betuk percabangannya bagus atau bentuknya meliuk-liuk secara alami. Jika kita menemukan batang serut semacam itu bisa langsung kita ambil untuk dijadikan bahan.

Sehat berarti batang serut yang akan kita stek harus benar-benar sehat tidak terdapat cacat karena tersayat atau terdapat jamur. Dan juga harus sudah cukup umur. Artinya batangnya sudah cukup besar minimal sebesar jari tangan.

Selanjutnya setelah kita menemukan batang yang bagus untuk di stek, kita bersihkan dulu ranting yang tidak diperlukan. Pilih saja ranting yang memiliki bentuk bagus. Kemudian potong sesuai ukuran yang diperlukan.

Setelah kita dapatkan bahan stek yang bagus, langkah selanjutnya adalah mencuci batang serut yang akan kita stek. Cuci hingga bersih sambil disikat menggunakan sikat gigi secara lembut dan perlahan agar batang serut tidak lecet. Jangan lupa bersihkan getah yang keluar pada bagian yang sudah kita potong.

Tujuan dari pembersihan ini adalah untuk membersihkan kotoran dan jamur yang menempel. Jika tidak dibersihkan sih sebenarnya tidak apa-apa, tapi pertumbuhannya mungkin akan sedikit lambat. Batang serut yang sudah dibersihkan pori-porinya akan terbuka sehingga membantu merangsang pertumbuhan tunas akan lebih cepat.

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan media tanam untuk serut yang akan distek. Untuk media tanam kita bisa menggunakan tanah biasa atau bisa juga memakai pasir. Setiap pebonsai memiliki cara tersendiri untuk memilih media tanam yang akan mereka gunakan.

Ada yang suka memakai tanah biasa ada juga yang suka memakai pasir atau campuran keduanya. Media tanam sebenarnya semua sama saja, namun juga tidak sembarangan. Dibutuhkan teknik yang tepat ketika menggunakan masing-masing media tanam.

Misalnya saja jika kita menggunakan tanah biasa, maka sebaiknya kita beri sedikit pupuk kompos atau pupuk kandang. Dan waktu penyiraman juga harus tepat tidak boleh kekurangan atau kebanyakan air. Terlebih jika musim kemarau tanah akan cepat kering dan jika pada musim hujan sebaiknya jangan disiram. Cukup kita biarkan terkena air hujan dan taruh dibawah pohon agar tidak terlalu banyak air yang masuk.

Untuk media tanam pasir memang lebih sering digunakan oleh para pebonsai yang akan menanam bahan bonsai serut hasil dongkelan. Karena pasir ini memiliki karakteristik yang bisa menyimpan air dan menjaga kelembaban. Dimana kelembaban ini sangat penting untuk merangsang pertumbuhan akar. Media pasir ini sangat efektif ketika menanam serut pada musim kemarau karena pasir ini akan tetap dingin dan lembab meski jarang disiram.

Namun jika anda menanam serut menggunakan pasir, sebaiknya ikat batang serut dengan pembungkus tanahnya dengan kuat agar tidak mudah goyang dan banyak berubah posisi. Pembungkus media tanam bisa menggunakan karung atau polybag dan pot. Pastikan batang serut terikat kuat ya.

Setelah selesai penanaman, lakukan penyiraman pada batang serut dan media tanam. Kemudian disungkup atau dibungkus dengan plastik transparan. Gunakan plastik yang besar disesuaikan dengan ukuran tanaman.

Tujuan penyungkupan ini adalah untuk menjaga kelembaban batang serut didalam plastik sehingga tetap basah dan batang tidak mudah kering terkena sinar matahari atau udara luar. Sungkup ini juga membantu merangsang pertumbuhan tunas baru.

Demikianlah cara stek serut yang bisa kita praktekan sendiri. Semoga dengan cara ini bisa membantu kita dalam budidaya serut untuk dijadikan bonsai.